Mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Sosialisasi Bahaya Makanan Ultra-Proses (UPF) di SD Jatiblimbing 1, 2, dan 3
JATIBLIMBING – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIKES Muhammadiyah Bojonegoro menggelar kegiatan sosialisasi mengenai bahaya konsumsi makanan Ultra-Processed Food (UPF) di tiga sekolah dasar, yaitu SD Jatiblimbing 1, SD Jatiblimbing 2, dan SD Jatiblimbing 3, pada Senin (10/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja di bidang kesehatan yang menyasar siswa sekolah dasar sebagai upaya penanaman pola makan sehat sejak dini.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar di tiga lokasi secara bersamaan, mahasiswa KKN dibagi ke dalam tiga tim sesuai sekolah tujuan. Tim yang bertugas di SD Jatiblimbing 1 terdiri dari Dihan, Deva, Laura, dan Pasta. Tim yang bertugas di SD Jatiblimbing 2 terdiri dari Thoyiba, Bella, Nadia, Vivi, dan Reva. Sementara itu, tim yang bertugas di SD Jatiblimbing 3 terdiri dari Najwa, Salma, Audrey, Delia, dan Fani.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN menyampaikan materi seputar pengertian makanan ultra-proses, contoh-contoh produk UPF yang sering dikonsumsi anak-anak sehari-hari, serta dampaknya terhadap kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan menarik agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar, dilengkapi dengan sesi interaktif berupa tanya jawab dan permainan edukatif seputar makanan sehat.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para siswa di ketiga sekolah dengan penuh antusiasme. Suasana belajar yang dikemas secara menyenangkan membuat siswa aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung, mulai dari sesi penyampaian materi hingga sesi permainan interaktif yang diselingi di antara penjelasan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojonegoro berharap para siswa SD Jatiblimbing dapat lebih memahami pentingnya memilih makanan yang sehat dan bergizi, serta mulai mengurangi konsumsi makanan ultra-proses sejak usia dini. Sinergi antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah diharapkan mampu mendukung terciptanya generasi muda Desa Jatiblimbing yang lebih sehat dan cerdas dalam memilih makanan.
Penulis: Dihan Devika Kurniavi