stikesmuhbjngr@gmail.com +62 812-5239-1126
Admin
🌐 Bahasa
Pilih Bahasa
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇸🇦 العربية
🇲🇾 Melayu
🇨🇳 中文
🇯🇵 日本語
🇰🇷 한국어
🇫🇷 Français
🇩🇪 Deutsch
🇳🇱 Nederlands
🇪🇸 Español
🇷🇺 Русский
🇹🇷 Türkçe
Beranda / Berita / Jembatan Menuju Dunia Kerja: STIKES Mabo...
Berita

Jembatan Menuju Dunia Kerja: STIKES Maboro Gelar Ujian OSCE Komprehensif Calon Perekam Medis Profesional

Humas Maboro 25 Mei 2026 76 dibaca
Jembatan Menuju Dunia Kerja: STIKES Maboro Gelar Ujian OSCE Komprehensif Calon Perekam Medis Profesional

‎BOJONEGORO – Sebagai langkah nyata dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, responsif, dan siap pakai di industri, Program Studi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan STIKES Muhammadiyah Bojonegoro (STIKES Maboro) sukses menyelenggarakan ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Ujian praktis yang komprehensif ini dirancang khusus sebagai tolok ukur krusial untuk memantapkan kesiapan mental, kedalaman pengetahuan, dan ketajaman keterampilan mahasiswa sebelum mereka resmi mengabdikan diri dan terjun langsung ke dunia kerja yang dinamis.

‎Ujian OSCE kali ini menguji seluruh aspek kompetensi esensial seorang perekam medis melalui 6 Station Utama yang disimulasikan menyerupai kondisi riil di fasilitas pelayanan kesehatan:

‎Station Pendaftaran Pasien (Admission & Registration):

‎Pada tahap awal ini, mahasiswa diuji kemampuan komunikasi terapeutik, etika pelayanan, serta ketepatan dalam melakukan identifikasi dan registrasi data sosial pasien. Station ini menjadi garda terdepan untuk memastikan validitas data pasien sejak pertama kali memasuki fasilitas kesehatan.

‎Station Kodefikasi Penyakit (Clinical Coding):

‎Mahasiswa dituntut memiliki ketajaman analisis dalam menetapkan kode diagnosis penyakit serta tindakan medis secara akurat berdasarkan standar internasional ICD-10 dan ICD-9-CM. Kompetensi di station ini sangat vital karena menjadi pilar utama dalam sistem pembiayaan dan klaim kesehatan rumah sakit.

‎Station Assembling (Penataan & Analisis Dokumen):

‎Di sini, mahasiswa diuji keahliannya dalam menyusun urutan formulir rekam medis secara kronologis serta melakukan analisis kuantitatif dan kualitatif. Ketelitian tinggi diperlukan di station ini guna memastikan kelengkapan dokumen medis demi pemenuhan aspek legalitas hukum.

‎Station Statistika Kesehatan (Health Statistics):

‎Menguji kemampuan matematis dan analitis mahasiswa dalam mengolah data kesehatan menjadi informasi strategis. Mahasiswa ditantang untuk menghitung berbagai indikator efisiensi rumah sakit (seperti BOR, LOS, TOI) yang nantinya sangat dibutuhkan manajemen dalam pengambilan keputusan.

‎Station Pelepasan Informasi Medis (Release of Information):

‎Berfokus pada aspek hukum kesehatan dan etika profesi. Mahasiswa diuji ketegasannya dalam menjaga kerahasiaan medis pasien sekaligus ketepatan prosedur hukum saat melayani permohonan peminjaman atau pelepasan data medis kepada pihak ketiga.

‎Station Filing (Penyimpanan & Retensi Dokumen):

‎Menguji penguasaan mahasiswa terhadap sistem penjajaran (filing system), pemeliharaan, hingga prosedur penyusutan (retensi) dokumen rekam medis. Kecepatan dan ketepatan di station ini krusial untuk menjamin dokumen dapat ditemukan kembali dalam hitungan detik demi kelancaran pelayanan pasien.

‎STIKES Maboro menggandeng Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PORMIKI (Persatuan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia) Lamongan sebagai tim penguji eksternal. Kehadiran para praktisi senior dari organisasi profesi ini memberikan dimensi penilaian yang riil, ketat, dan transparan. Melalui evaluasi langsung dari PORMIKI, mahasiswa tidak hanya dinilai berdasarkan teori akademik, tetapi juga diuji berdasarkan standar baku dan etos kerja yang berlaku di industri pelayanan kesehatan saat ini.

‎Di sela-sela pelaksanaan ujian, Ketua Program Studi (Kaprodi) D3 Perekam dan Informasi Kesehatan STIKES Maboro memberikan pesan mendalam yang penuh motivasi bagi seluruh peserta. Beliau menegaskan bahwa momentum ini adalah pembuktian atas kerja keras mahasiswa selama di bangku kuliah.

‎"Ujian OSCE ini bukan sekadar formalitas akademik untuk meluluskan mahasiswa, melainkan sebuah jembatan emas yang menghubungkan teori perkuliahan dengan realitas di lapangan pekerjaan. Kami ingin memastikan bahwa ketika lulus nanti, setiap mahasiswa STIKES Maboro tidak hanya membawa selembar ijazah, melainkan membawa rasa percaya diri yang penuh, keahlian yang terasah tajam, dan integritas tinggi sebagai praktisi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) profesional yang siap diandalkan oleh instansi kesehatan mana pun," ungkap beliau dengan penuh kebanggaan.

‎Melalui pelaksanaan OSCE yang ketat, terstruktur, dan berstandar tinggi ini, STIKES Muhammadiyah Bojonegoro kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga mutu lulusan. Dengan bekal simulasi komprehensif dari keenam station tersebut, para calon lulusan dipastikan siap melangkah ke dunia kerja dengan kompetensi prima dan daya saing yang tinggi di tingkat nasional.

Bagikan: Facebook WhatsApp
Kepo-in Maboro
Online - siap membantu
Halo! Ada yang bisa aku bantu? 👋
Pilih topik: 📋 PMB & Pendaftaran 💰 Biaya Kuliah 🎓 Program Studi 📚 Info & Akademik atau ketik pertanyaanmu
Powered by AI