Bijak Bermedia di Era Digital, KKN Desa Karangsono STIKes Muhammadiyah Bojonegoro Gandeng KM3 (Koprs Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Bojonegoro) Gelar Kajian di TPQ Hidayatul Islamiyyah
Bojonegoro, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIKes Muhammadiyah Bojonegoro yang bertugas di Desa Karangsono, Kecamatan Dander, berkolaborasi dengan Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (KM3) Bojonegoro menggelar kajian keagamaan di TPQ Hidayatul Islamiyyah, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini menyasar santri usia sekolah dasar sebagai kelompok yang paling rentan terhadap dampak negatif penggunaan gawai secara berlebihan.
Mengangkat tema "Gawai Sahabat Kebaikan: Mengatur Waktu Belajar, Mengaji, dan Bermain dengan Gaya Seimbang", kegiatan ini hadir sebagai respons konkret atas meningkatnya intensitas penggunaan gawai di kalangan anak-anak. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan KM3 menjadi wujud nyata sinergi lintas komunitas mahasiswa Muhammadiyah dalam memberdayakan generasi muda berdasarkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan kontekstual.
Pemateri dari KM3 menyampaikan materi dengan pendekatan ringan namun berbobot, disesuaikan dengan usia dan daya tangkap santri. Peserta diajak mengenali pola penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari, kemudian berdiskusi bersama tentang cara menyusun jadwal harian yang seimbang antara waktu belajar, mengaji, dan bermain.
Tidak sekadar ceramah satu arah, kegiatan dirancang interaktif dengan menyertakan permainan edukatif dan sesi tanya jawab yang efektif memancing keaktifan santri. Beberapa santri bahkan tampil percaya diri mempresentasikan jadwal harian versi mereka sendiri sebagai bentuk komitmen nyata untuk lebih disiplin mengelola waktu.
Para ustadz dan ustadzah TPQ Hidayatul Islamiyyah menyambut hangat kehadiran mahasiswa KKN beserta tim pemateri dari KM3. "Tema ini sangat tepat sasaran. Hampir setiap hari kami melihat santri sulit fokus mengaji karena masih terbayang gawai. Mudah-mudahan kajian ini membuka kesadaran mereka sejak dini," ujar Ustadzah TPQ Hidayatul Islamiyyah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Desa Karangsono STIKes Muhammadiyah Bojonegoro berharap nilai-nilai keseimbangan dalam memanfaatkan teknologi dapat tertanam sejak dini. Harapan besar mereka adalah lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan bijak dalam mengelola waktu di era yang penuh distraksi digital ini.