stikesmuhbjngr@gmail.com +62 812-5239-1126
Admin
🌐 Bahasa
Pilih Bahasa
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇸🇦 العربية
🇲🇾 Melayu
🇨🇳 中文
🇯🇵 日本語
🇰🇷 한국어
🇫🇷 Français
🇩🇪 Deutsch
🇳🇱 Nederlands
🇪🇸 Español
🇷🇺 Русский
🇹🇷 Türkçe
Beranda / Berita / Mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojone...
Berita

Mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Penyuluhan dan Demo Masak "WUS Cerdas Gizi: Cegah KEK dengan Menu Lokal Bergizi" di Desa Jatiblimbing

Humas Maboro 02 Agustus 2026 46 dibaca
Mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Penyuluhan dan Demo Masak "WUS Cerdas Gizi: Cegah KEK dengan Menu Lokal Bergizi" di Desa Jatiblimbing

JATIBLIMBING – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIKES Muhammadiyah Bojonegoro melaksanakan kegiatan Program Perencanaan Gizi (PPG) bertajuk "WUS Cerdas Gizi: Cegah KEK dengan Menu Lokal Bergizi" di Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja di bidang kesehatan yang menyasar kelompok Wanita Usia Subur (WUS) sebagai upaya pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Kegiatan yang berlangsung dengan antusias ini diikuti oleh warga masyarakat Desa Jatiblimbing, khususnya kelompok WUS, serta turut didampingi oleh tenaga kesehatan desa, Ns. Endah Nurmiyati, S.Kep. Kehadiran pendamping dari unsur kesehatan desa ini menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa KKN dan tenaga kesehatan setempat dalam mendukung keberhasilan program edukasi gizi bagi masyarakat.

Acara diawali dengan sesi penyuluhan gizi yang disampaikan oleh Dihan Devika Kurniavi selaku pemateri. Dalam paparannya, disampaikan materi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi Wanita Usia Subur sebagai langkah pencegahan KEK, mulai dari pengenalan tanda dan risiko KEK, kebutuhan gizi harian WUS, hingga pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi yang mudah diakses dan terjangkau oleh masyarakat desa.

"Pencegahan KEK pada WUS itu sebenarnya bisa dimulai dari dapur sendiri, dengan memanfaatkan pangan lokal yang murah namun kaya gizi seperti tempe dan sayuran hijau," ujar Dihan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi demo memasak yang juga dipandu oleh Dihan Devika Kurniavi. Pada sesi ini, peserta diajak untuk mempraktikkan langsung pembuatan menu bergizi berbahan dasar pangan lokal, yaitu perkedel tempe bayam. Pemilihan menu ini didasarkan pada pertimbangan bahwa tempe dan bayam merupakan pangan lokal yang mudah ditemukan, terjangkau, serta kaya akan protein dan zat besi yang bermanfaat dalam mendukung status gizi WUS dan pencegahan KEK.

Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya demo memasak, mulai dari proses persiapan bahan hingga tahap akhir penyajian. Melalui praktik langsung ini, diharapkan warga tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan menu bergizi tersebut secara mandiri di rumah masing-masing menggunakan bahan pangan yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan Program Perencanaan Gizi ini, mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojonegoro berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran WUS Desa Jatiblimbing terhadap pentingnya asupan gizi seimbang, sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pencegahan KEK yang berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini dalam mewujudkan Desa Jatiblimbing yang lebih sehat dan berdaya.

Kegiatan ditutup dengan sesi mencicipi bersama hasil demo memasak perkedel tempe bayam, sebagai bentuk apresiasi sekaligus bukti bahwa menu bergizi berbahan pangan lokal ini mudah diterima dan layak diterapkan dalam menu sehari-hari warga Desa Jatiblimbing.

Penulis: Dihan Devika Kurniavi

Bagikan: Facebook WhatsApp
Kepo-in Maboro
Online - siap membantu
Halo! Ada yang bisa aku bantu? 👋
Pilih topik: 📋 PMB & Pendaftaran 💰 Biaya Kuliah 🎓 Program Studi 📚 Info & Akademik atau ketik pertanyaanmu
Powered by AI