Mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Bersinergi Bersama Masyarakat Desa Karangsono Menuju Desa Sehat, Mandiri, dan Berdaya
Karangsono, 29 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIKES Muhammadiyah Bojonegoro di Desa Karangsono, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro memperkenalkan program kerja unggulan yang mengusung tema "Akselerasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Literasi, Kesehatan, dan Kolaborasi Menuju Masyarakat Berdaya." Program kerja utama tersebut mengangkat konsep Sirkuler, yaitu model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan kesehatan secara berkelanjutan.
Konsep Sirkuler diwujudkan melalui tiga program unggulan, yaitu Ternak Ayam Mandiri, Modal Usaha Sampah, dan Lele Terintegrasi Gizi. Program Ternak Ayam Mandiri bertujuan memberikan edukasi budidaya ayam petelur sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menambah penghasilan masyarakat. Melalui Modal Usaha Sampah, masyarakat didorong untuk mengelola sampah anorganik melalui bank sampah agar memiliki nilai ekonomi, menciptakan lingkungan yang lebih bersih, serta memberikan tambahan pendapatan. Sementara itu, Lele Terintegrasi Gizi bertujuan meningkatkan konsumsi protein masyarakat sekaligus membuka peluang usaha melalui budidaya lele dan ayam petelur. Hasil budidaya tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita sebagai salah satu upaya pencegahan stunting, sehingga program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan status gizi masyarakat.
Melalui pelaksanaan ketiga program tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojonegoro, Pemerintah Desa Karangsono, serta seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan desa yang sehat, mandiri, produktif, dan berdaya secara berkelanjutan.