34 Lulusan Prodi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Resmi Diwisuda
Bojonegoro, 16 September 2026 — Program Studi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan (PIK) STIKES Muhammadiyah Bojonegoro mengukuhkan 34 lulusan baru dalam Wisuda ke-IX dan Milad ke-12 STIKES Muhammadiyah Bojonegoro yang digelar pada Selasa, 16 September 2026. Dari total tersebut, sebanyak 30 mahasiswa merupakan lulusan jalur reguler, sementara 4 mahasiswa lainnya merupakan lulusan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Kelulusan ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan dalam mencetak tenaga rekam medis dan informasi kesehatan yang kompeten, siap kerja, dan mampu bersaing di dunia pelayanan kesehatan, baik bagi mahasiswa yang menempuh jalur pendidikan reguler maupun mereka yang mengembangkan kariernya melalui jalur RPL.
Sambutan Ketua STIKES
Dalam sambutannya, Ketua STIKES Muhammadiyah Bojonegoro, Dr. Ns. Sudalhar, M.Kep, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lulusan Program Studi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama menempuh pendidikan. Beliau berpesan agar para lulusan senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, ketelitian, dan integritas dalam menjalankan profesi sebagai perekam medis dan pengelola informasi kesehatan, mengingat peran penting profesi ini dalam menjaga akurasi dan kerahasiaan data pelayanan kesehatan.
Beliau juga menitipkan harapan agar para lulusan, baik dari jalur reguler maupun RPL, dapat terus mengembangkan diri, mengikuti perkembangan teknologi informasi kesehatan, serta menjadi representasi baik STIKES Muhammadiyah Bojonegoro di tempat mereka mengabdi kelak.
Dua Lulusan Terbaik dari Dua Jalur Berbeda
Momen wisuda kali ini terasa istimewa karena Program Studi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan mencatatkan dua lulusan terbaik dari masing-masing jalur pendidikan:
Fitri Alya Sari, meraih predikat lulusan terbaik dari jalur mahasiswa reguler.
Arif Prima Viardi, meraih predikat lulusan terbaik dari jalur mahasiswa RPL.
Capaian keduanya menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Program Studi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan mampu melahirkan lulusan terbaik dari latar belakang jalur studi yang berbeda, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi, baik yang menempuh pendidikan sejak awal maupun yang mengembangkan kompetensinya melalui pengakuan pembelajaran lampau.
Kesan dan Pesan Ketua Program Studi
Ditemui usai acara wisuda, Ketua Program Studi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan, Nur Malika Jamil, S.Tr.Kes., M.Kes, menyampaikan rasa haru dan bangga atas keberhasilan 34 mahasiswanya menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan mendampingi mahasiswa dari kedua jalur, baik reguler maupun RPL, memberikan pengalaman dan kebanggaan tersendiri, mengingat karakteristik dan tantangan belajar dari masing-masing kelompok mahasiswa yang berbeda.
"Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras dan kesungguhan seluruh mahasiswa. Kami sangat bangga khususnya kepada Fitri Alya Sari dan Arif Prima Viardi yang berhasil menjadi lulusan terbaik di jalurnya masing-masing. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh lulusan untuk terus mengembangkan diri dan menjunjung tinggi profesionalisme di dunia kerja," ujarnya.
Beliau juga berpesan agar seluruh lulusan senantiasa menjaga kompetensi, mengikuti perkembangan teknologi rekam medis elektronik, serta menjunjung tinggi kode etik profesi yang telah diikrarkan melalui sumpah profesi bersama DPD PORMIKI Jawa Timur. Menurutnya, dunia kerja rekam medis dan informasi kesehatan ke depan akan semakin dinamis, sehingga lulusan dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi.
Harapan ke Depan
Dengan diwisudanya 34 lulusan baru ini, Program Studi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan STIKES Muhammadiyah Bojonegoro berharap dapat terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang rekam medis dan informasi kesehatan, baik di rumah sakit, klinik, puskesmas, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di berbagai daerah.