STIKes Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Sholat Idul Adha, Qurban, dan Pengobatan Gratis di Desa Ngumpakdalem

STIKes Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Sholat Idul Adha, Qurban, dan Pengobatan Gratis di Desa Ngumpakdalem

Admin

Kategori: Kegiatan Kampus, Sosial

Bojonegoro, 6 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Bojonegoro menggelar serangkaian kegiatan sosial dan keagamaan pada Jumat, 6 Juni 2025 di Halaman Mushola Al-Farid Sochib, Dusun Kampung Baru, RT/RW 47/09, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro.


Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha yang diikuti oleh masyarakat desa, mahasiswa dan civitas akademika STIKes Muhammadiyah Bojonegoro. Sholat Id yang berlangsung khidmat ini diimami oleh Ustaz Alfarabi, M.Pd, yang dalam khutbahnya mengajak umat Islam untuk meneladani keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban. Tahun ini, STIKes Muhammadiyah Bojonegoro menyembelih 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Proses penyembelihan dilakukan secara syar’i dan diawasi oleh tim panitia dari kampus.

Daging qurban kemudian dibagikan kepada warga kurang mampu di sekitar Desa Ngumpakdalem, termasuk para lansia, dhuafa, dan anak yatim. Sebanyak lebih dari 200 paket daging qurban berhasil didistribusikan secara merata kepada masyarakat penerima manfaat.

Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, STIKes Muhammadiyah Bojonegoro juga mengadakan layanan pengobatan gratis yang terbuka untuk umum. Layanan ini bekerja sama dengan RS Aisyiyah Bojonegoro dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dari program studi D3 Perekam dan Informasi Kesehatan, S1 Administrasi Rumah Sakit serta S1 Gizi. Masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar seperti cek tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan ringan.

Ketua STIKes Muhammadiyah Bojonegoro, Dr. H. Ns. Sudalhar, M.Kep, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mewujudkan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan kampus dengan masyarakat serta menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian, dan pelayanan,” ujarnya.

Masyarakat Desa Ngumpakdalem pun menyambut hangat kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut setiap tahunnya.