Masjid ‘Aisyah Hasan Muhammad STIKes Muhammadiyah Bojonegoro Diresmikan, Tonggak Penguatan Nilai Spiritual di Kampus

Masjid ‘Aisyah Hasan Muhammad STIKes Muhammadiyah Bojonegoro Diresmikan, Tonggak Penguatan Nilai Spiritual di Kampus

Admin

Kategori: Kegiatan Kampus

Bojonegoro, 22 Agustus 2025STIKes Muhammadiyah Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi antara ilmu dan nilai-nilai spiritual. Pada Jumat (22/8), kampus tersebut meresmikan Masjid ‘Aisyah Hasan Muhammad sebagai fasilitas ibadah sekaligus pusat pembinaan keislaman bagi sivitas akademika. Peresmian masjid dilaksanakan secara khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk tokoh agama, civitas akademika, dan pejabat daerah.

Beberapa tamu undangan yang hadir dalam acara peresmian masjid diantaranya Wakil Bupati Bojonegoro, Ibu Nurul Azizah yang mewakili Bupati Bojonegoro, Bapak Setyo Wahono; Ketua Yayasan Lajnah Khoiriyah Al Musytarakah Jakarta, Ustadz Ahmad Zawawi bin Nawawi; Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhmmadiyah Bojonegoro, Ustad Zainuddin; Ketua Badan Pembina Harian Stikes Muhammadiyah Bojonegoro, Bpk H. Heli Suharjono; Kepala sekolah SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Ibu Nurul Hidayah; Anggota Pembina Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Yogyakarta, Ust. Dzakwan Widiyanto. Acara ini juga di hadiri oleh Para Badan Pembina Harian Stikes Maboro,  Forkompimcam Bojonegoro, dan Kades Sukorejo serta PCM kota Bojonegoro dan semua Mahaiswa tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Komisariat Asyifa.

Acara ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Ustaz Achmad Zawawi, Ibu Nurul Azizah, dan Ustaz Zainuddin. Dalam sambutannya, Ustaz Achmad Zawawi menegaskan pentingnya keberadaan masjid sebagai pusat pembinaan rohani di tengah kampus kesehatan. “Masjid bukan hanya tempat salat, tetapi juga pusat peradaban Islam. Mahasiswa harus punya keseimbangan antara ilmu, iman, dan akhlak,” ujarnya.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah menyampaikan harapannya agar Masjid ‘Aisyah Hasan Muhammad dapat menjadi ruang spiritual yang terbuka bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar. “Kami menyambut baik inisiatif ini. Bojonegoro butuh generasi profesional yang juga religius, dan masjid kampus seperti ini bisa menjadi bagian dari solusi,” ucapnya dalam sambutan.

Ketua STIKes Muhammadiyah Bojonegoro, Bapak Sudalhar dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa pembangunan masjid ini merupakan bagian dari visi kampus Islami. Ia berharap Masjid ‘Aisyah Hasan Muhammad akan menjadi pusat kegiatan dakwah, pengembangan karakter, serta pembelajaran Islam yang inklusif dan mencerahkan.

Acara peresmian ditutup dengan salat Jumat dan ramah tamah. Masjid ini rencananya akan digunakan secara rutin untuk kegiatan salat berjamaah, kajian keislaman, dan pembinaan spiritual mahasiswa.

Dengan diresmikannya Masjid ‘Aisyah Hasan Muhammad, STIKes Muhammadiyah Bojonegoro meneguhkan peranannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak tenaga kesehatan profesional, tetapi juga insan yang berakhlak mulia dan berjiwa Islami.